PLS SDIT al-amanah 2016-2017

Print

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

IMG 2023

Tahun ajaran baru merupakan semangat baru bagi para guru dan para peserta didik yang akan beraksi dalam dunia pendidikan, Demikianlah yang dirasakan di lingkungan SDIT Al-Amanah  yang mengawali hari-hari pertama mereka di sekolah dengan kegiatan PLS (Pengenalan Lingkungan Sekolah).
Kegiatan PLS yang diselenggarakan di SDIT Al-Amanah selama dua hari yaitu pada hari Kamis dan Jum’at  21-22 Juli 2016 Merupakan Kegiatan yang sangat penting bagi para guru dan peserta didik,  sebagai persiapan diri dan warming up (pemanasan) agar para peserta didik mulai beradaptasi untuk kembali melaksanakan kegiatan belajar, dari setelah sekian lamanya liburan, dan khususnya bagi peserta didik baru yang baru memasuki  lingkungan sekolah dasar agar mereka mengenal lebih dekat dengan lingkungan sekolah yang merupakan rumah kedua mereka dan keluarga mereka.
 
PLS kali ini bertemakan ‘mengubah sampah jadi berkah”. Tema ini merupakan gambaran dari lingkungan SDIT Al-Amanah  yang harus ditanamkan dalam diri peserta didik di mana Islam sebagai pondasi utama yang mengajarkan kepada umatnya agar senantiasa memelihara lingkungan dan menjaga kebersihan, bersikap kreatif mengubah masalah menjadi solusi dan menjaga apa yang sudah di amanahkan Allah kepada manusia, yaitu bumi ini untuk dimakmurkan dan dimanfaatkan dengan baik dan dengan cara yang di ridhoi-Nya.
 
PLS Hari ke-1 Kamis, 16 Syawwal 1437 H / 21 Juli 2016 M
 
Upacara Pagi dilaksanakan di lapangan yang dipimpin oleh Ust Arie Andriana dan dikondisikan oleh guru-guru, sambil menyambut para peserta didik baru (kelas satu) beserta orangtua mereka. Upacarapun berlangsung sementara itu orang tua peserta didik baru berada di masjid atas untuk menyaksikan putera puterinya yang sedang berbaris rapi. Kini sambutan hangat dari kepala sekolah kita yaitu Ust. Kusnadi kepada para peserta didik dan mengingatkan kita akan pentinngnya Adab-adab islami dalam kehidupan seorang muslim terutama dalam menunaikan hak-hak muslim terhadap muslim lainnya, yaitu Senyum, Salam, Sapa, Sopan dan Santun.
Setelah upacara selesai, para peserta didik diarahkan ke selasar sekolah, berbaris rapi sesuai kelas masing-masing dengan ikhwan dan akhwat terpisah dan dipersiapkan untuk kegiatan selanjutnya.
 
Dzikir Pagi di laksanakan diselasar sekolah, dan dipandu oleh MC (Ust Zakaria) dan dikondisikan oleh team guru-guru, Hal ini sangat penting bagi setiap muslim agar terbiasa untuk mengawali hari-hari mereka dengan berdzikir dan berdoa kepada Allah, disanalah mereka membuktikan ketauhidan mereka dan di sanalah momen yang tepat untuk mencurahkan seluruh harapan kepada Allah semata, berlindung dari hal-hal buruk, dan dituntun ke jalan yang diridhoi-Nya.
 
PLS-1 Mengenal Guru-Guru dan Karyawan di SDIT Alamanah. Setelah Dzikir pagi selesai, acara dilanjutkan dengan acara perkenalan Guru-Guru dan Karyawan kepada Para peserta didik, Satu persatu guru-guru ikhwan lalu akhwat memperkenalkan diri mereka secara bergantian baik itu Nama, Nama panggilan, Pelajaran yang diampu dan dan kelas yang diamanahkan menjadi team di dalamnya.
 
PLS-2 Mengenal Area Lingkungan Sekolah. Setelah mengenal guru-guru SDIT AL-Alamanah, para peserta didik langsung dibentuk kelompok (yang nantinya merupakan kelompok snack) dan masing masing kelompok ada satu guru pembimbing, para guru pun bersiap untuk mengajak masing-masing kelompoknya berjalan-jalan mengelilingi area sekolah memperkenalkan tempat, ruangan dan fungsinya, terutama kepada anak kelas satu yang baru melihat lingkungan Al-Amanah.
 
Snack Time hampir tiba, para peserta didik dan guru pembimbing langsung menuju selasar untuk bersiap-siap menyantap snack yang lezat yang sudah dihidangkan oleh team Karyawan Dapur Al-Amanah.  Kegiatan snack sengaja dibuat kelompok agar, masing-masing kelompok belajar bertanggung jawab atas kebersihan tempat dan kerapihannya, serta membangun keakraban antar kelasdan guru. Guru pembimbing berfungsi sebagai pengawas dan  pengingat  bagi peserta didiknya dalam menjaga adab-adab islami dalam makan.
 
Materi 1 (Mengubah sampah menjadi berkah) bagian 1. 
Setelah guru-guru dan para peserta didik selesai menyantap makanan sehat, kini saatnya menyimak materi dari guru tercinta kita yaitu Ummu Aas Siti Aisyah, dengan tema Mengubah sampah menjadi berkah. Selama satu jam lebih, Ummu Aas dan team mengajak para peserta didik untuk cinta lingkungan dan menjaganya agar tetap asri, serta menyadarkan mereka akan bahayanya membuang sampah sembarangan terhadap bumi kita.  salah satu materi yang paling menarik adalah ketika anak-anak dilatih untuk memilih sampah dan memisahkannya menjadi dua macam sampah, yaitu sampah Organik dan Anorganik. Yang nantinya akan didaur ulang menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat.
Setelah Materi 1 Selesai para peserta didik bersama Guru-guru bersiap-siap untuk melakukan sholat Dzhuhur berjamaah lalu dilanjutkan dengan makan siang bersama-sama.
Penutupan Acara  Hari ke-1 dilakukan setelah makan siang selesai dan dikondisikan dengan berbaris rapi dan siap untuk pulang, sementara itu para Wali peserta didik menunggu putera-puteri tercintanya di teras mesjid.
Dikarenakan hari pertama kepulangan PLS diiringi hujan yang cukup deras, Acara ditutup dengan bacaan Doa Hujan serta doa naik kendaraan dan kaffarotul majlis. Guru-guru pun dengan semangatnya  mengantarkan para peserta didik menuju mobil jemputan mereka secara bergantian walaupun basah kehujanan.
 
 
PLS Hari ke-2,  Jum’at, 17 Syawwal 1437 H / 22 Juli 2016 M.
Hari kedua PLS pun tiba, Kali ini tidak ada Upacara Baris-berbaris, namun langsung peserta didik disambut para guru menuju selasar sekolah dan dikondisikan untuk dzikir pagi dan tausiyah pagi,
Tausiyah Pagi ini bertemakan “bersedekah sepanjang masa dengan menanam pohon” yang dibawakan langsung oleh MC dan dilanjutkan dengan persiapan untuk Materi ke-2.
 
Materi -2 “Mengubah Sampah Menjadi Berkah” bagian 2, yang dibawakan oleh kolaborasi antara guru-guru Favorit kita yaitu Ummu Darti Eka Ningrum dan Ummu Muhammad. 
Ummu Ati Mengajak para peserta didik untuk mentadabburi keindahan ala mini dan mengingatkan kemegahan bumi serta Sumber daya yang dimilikinya yang merupakan sumber energy yang sangat penting untuk kehidupan manusia di muka bumi ini, maka dari itu sangatlah penting menjaga bumi ini dan melindunginya dari kerusakan terutama yang diakibatkan manusia.
Adapun Ummu Muhammad mengajak para peserta didik untuk selalu belajar kreatif dan inovatif, salah satunya mengubah sampah-sampah yang ada menjad suatu karya yang berharga dan bermanfaat, beliau memberikan gambaran sekilas melalui video tentang pembuatan barang-barang layak pakai yang terbuat dari sampah botol pelastik dan juga barang-barang lainnya yang dianggap sampah.
 
Setelah Materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Shooting dan pembuatan film bersama DAAI-TV dari Taiwan. Program Al-Amanah dalam mengubah Sampah Organik menjadi BIOGAS merupakan daya tarik tersendiri  dan menarik perhatian pihak DAAI-TV. Acara dari awal sampai akhir menjadi dokumentasi bagi mereka dimulai dengan Snack Time, entrepreneur Kelas 5 (akhwat), kegiatan-kegiatan kelas, sholat berjamaah, makan siang, sampai Penutupan dan pulang sekolah.
Alhamdulillah Acara PLS selama dua hari ini berjalan dengan lancar dan sangat berkesan, kini para peserta didik sudah siap untuk menempuh perjalanan panjangnya dalam menuntut ilmu dan siap menjadi keluarga Al-amanah yang peduli terhadap Lingkungan.